Bapelkes Sultra Masuki Tahap Akhir Penilaian Menuju BLUD

Jumat, 12 Desember 2025 | 19:00 WIB Last Updated 2025-12-12T11:00:00Z

Foto bersama Tim Penilai BLUD bersama pihak Bapelkes Sultra. Foto: Ist

KENDARI, NOTIFSULTRA.ID
– Upaya Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) dan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Sulawesi Tenggara untuk bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kembali mencatat kemajuan penting. 

Tahap penilaian akhir yang berlangsung di Aula Bapelkes, Jumat (12/12/2025), menelaah kesiapan kedua unit dalam penguatan tata kelola, optimalisasi fleksibilitas anggaran, hingga peningkatan mutu layanan.

Evaluasi dilakukan oleh tim dari empat perangkat daerah, yang menilai dokumen dan kesiapan Bapelkes serta Labkes secara menyeluruh sebelum penetapan resmi sebagai BLUD.

Foto bersama di akhir sesi evaluator bersama seluruh kru Bapelkes Sultra. Foto: Ld Andi Rahmat

Perwakilan Biro Hukum Setprov Sultra, Abdul Rakil Naba, menyampaikan bahwa seluruh regulasi dan persyaratan yang menjadi lingkup penilaian telah dipenuhi. Dokumen dinilai lengkap dan hanya membutuhkan penyempurnaan teknis bersifat administratif.

Dari sisi pengawasan, Adolfina Parante (Inspektorat Sultra) menilai arah pengelolaan keuangan kedua unit sudah berada pada jalur yang tepat. 

Ia menekankan pentingnya penjabaran lebih rinci terkait struktur pengelolaan BLUD agar proyeksi pendapatan dan operasional dapat dipetakan dengan lebih presisi, terutama setelah status BLUD diterapkan.

Sementara itu, evaluator dari BPKAD Sultra, Siti Nurlaila, melihat penyusunan dokumen keuangan telah memenuhi sebagian besar komponen yang disyaratkan BLUD. Kendati beberapa perbaikan masih diperlukan, fondasi yang disiapkan dinilai solid dan menunjukkan progres signifikan.

Penilaian turut diperkuat oleh Satbar dari Biro Administrasi Perekonomian Setda Sultra. Ia menyebut tata kelola, dokumen Renstra, serta pemenuhan Syarat Pelayanan Minimal (SPM) Bapelkes dan Labkes telah disusun dengan arah yang jelas. Beberapa catatan korektif diberikan untuk finalisasi, namun secara keseluruhan dinilai sudah berada pada jalur yang benar.

Kepala Bapelkes Sultra, Dr. Mutalib, S.Kep., M.Kes, menyampaikan bahwa transformasi menuju BLUD merupakan langkah penting untuk meningkatkan kapasitas layanan pelatihan tenaga kesehatan di Sultra. 

Melalui BLUD, pengelolaan anggaran menjadi lebih fleksibel sehingga peningkatan fasilitas, pemeliharaan, hingga operasional layanan dapat dilakukan lebih cepat.

Foto bersama di akhir sesi evaluator bersama seluruh kru Bapelkes Sultra. Foto: Ld Andi Rahmat.

Ia mengakui beberapa aspek teknis masih memerlukan pendampingan, namun persiapan telah dilakukan selama satu tahun terakhir, meliputi pembenahan tata kelola, penyusunan Renstra 2025–2029, laporan keuangan, hingga pemenuhan standar layanan.

Mutalib menargetkan Peraturan Gubernur yang mengesahkan status BLUD dapat terbit tahun ini, sehingga implementasi penuh dapat dimulai pada 2026. Ia juga menyoroti pentingnya dukungan perangkat daerah untuk menyempurnakan dokumen final.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr. Andi Edy Surahmat, M.Kes, menambahkan bahwa progres Bapelkes dan Labkes menunjukkan keseriusan yang kuat menuju BLUD. 

Menurutnya, status BLUD akan memberikan ruang inovasi lebih luas dan meningkatkan kualitas SDM, selama pengelolaan anggaran tetap mengutamakan kehati-hatian dan orientasi pada pelayanan publik.

Ia memastikan Dinkes Sultra mendukung penuh proses ini, termasuk dalam penguatan SPM, tenaga kesehatan, dan standar layanan yang telah dipersiapkan oleh Bapelkes dan Labkes.

Laporan: Ld Andi Rahmat

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bapelkes Sultra Masuki Tahap Akhir Penilaian Menuju BLUD

Trending Now

Iklan