Kemenko PMK Dukung Penuh STQH Nasional XXVIII 2025 di Kendari

Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:17 WIB Last Updated 2026-04-16T04:21:18Z

Kemenko PMK Dukung Penuh STQH Nasional XXVIII 2025 di Kendari. Foto: Ist

KENDARI, NOTIFSULTRA.ID
— Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menegaskan komitmennya dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2025 yang akan digelar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 9–19 Oktober 2025.

Dukungan tersebut disampaikan Asisten Deputi Bina Keagamaan Kemenko PMK, Asep Sunandar, saat memberikan sambutan mewakili Menko PMK dan Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa dalam acara launching STQH Nasional XXVIII. 

Dalam keterangannya, Asep mengungkapkan bahwa Kemenko PMK telah melakukan berbagai langkah strategis melalui koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. 

Koordinasi tersebut melibatkan Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Kementerian Perhubungan.

“Kemenko PMK telah melakukan serangkaian rapat koordinasi untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan STQH 2025 di Kendari. Kita juga akan mengupayakan penambahan penerbangan dari dan menuju Bandara Haluoleo, serta mengusulkan bantuan transportasi darat seperti Hiace guna menunjang mobilisasi kafilah selama kegiatan berlangsung,” ujar Asep.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa STQH tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya strategis dalam membentengi generasi muda dari dampak negatif arus digitalisasi.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan arahan Menko PMK Pratikno melalui delapan Asta Mantra. Delapan prinsip tersebut meliputi pengurangan screen time dan peningkatan green time, pembangunan lingkungan yang layak huni. 

Serta, lanjutnya penguatan peran orang tua, penanaman nilai agama dan akhlak mulia, pelestarian budaya, penguatan solidaritas sosial, kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan teknologi digital untuk koordinasi.

“STQH bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an dan Hadist. Ini adalah momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda, memperkuat ukhuwah islamiyah, membangun karakter bangsa, serta menegaskan jati diri Indonesia sebagai negara yang beragama dan berbudaya,” jelasnya.

Peluncuran STQH Nasional XXVIII yang mengusung tema “Syiar Al-Qur’an dan Hadist Merawat Kerukunan Melestarikan Lingkungan” secara resmi menandai dimulainya kesiapan Sulawesi Tenggara sebagai tuan rumah.

Kegiatan berskala nasional ini akan diikuti sebanyak 1.027 peserta, dengan dukungan sekitar 2.000 official dan pendamping dari seluruh provinsi di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sultra Hugua, Sekretaris Daerah Sultra Asrun Lio, Direktur Penais Kementerian Agama Ahmad Jayadi, Wakil Ketua DPRD Sultra Herry Asiku, jajaran Forkopimda, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, perwakilan gubernur se-Indonesia, serta sejumlah undangan dari instansi pemerintah dan TNI/Polri.

Laporan: La Ode Andi Rahmat

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kemenko PMK Dukung Penuh STQH Nasional XXVIII 2025 di Kendari

Trending Now

Iklan