
DPC PPP Kota Kendari sukses menggelar LKKD-I di Hotel Kubah 9, Rabu (15/7/2026). Foto: Ld Andi Rahmat/Notifsultra.
KENDARI, NOTIFSULTRA.ID - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Kendari sukses menggelar Pendidikan Politik Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) I di Hotel Kubah 9, Kendari, pada Rabu (15/6/2026).
Kegiatan kaderisasi strategis yang mengusung tema "Menanamkan Jiwa Kepemimpinan yang Berkarakter dan Berwawasan Luas" ini diselenggarakan guna mencetak barisan kader militan yang siap mengawal aspirasi sekaligus menghadirkan solusi konkret demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra).
Acara tersebut menghadirkan kombinasi pemateri internal dan eksternal yang kompeten di bidangnya. Mulai dari Ketua DPW PPP Sultra Rahmawati Badala, Anggota DPRD Sultra Fraksi PPP Apt. Dra. Hj. Harmawati, M.Kes, perwakilan Kesbangpol Kota Kendari Herry Ashak, Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Kendari La Ode Hermanto, hingga legislator muda DPRD Kota Kendari Fraksi PPP Gilang Satya Witama.
Sebagai fondasi utama pergerakan partai, Ketua DPW PPP Sultra, Rahmawati Badala, menegaskan bahwa kader berlambang Ka’bah wajib memiliki tujuh pilar karakter mulia, yakni Amanah, Jujur, Adil, Visioner, Melayani, Istiqamah, dan Musyawarah.
Karakter mutlak ini diperlukan agar para calon pemimpin masa depan mampu menjawab berbagai tantangan riil di tengah masyarakat.
"Pemimpin bukan yang paling berkuasa, melainkan sosok yang paling bertanggung jawab," ungkap Rahmawati Badala dalam keterangan tertulisnya.
Ia memaparkan bahwa saat ini parpol dihadapkan pada disrupsi digital, maraknya hoaks, polarisasi politik, serta rendahnya partisipasi generasi muda.
![]() |
| DPC PPP Kota Kendari sukses menggelar LKKD-I di Hotel Kubah 9, Rabu (15/7/2026). Foto: Ld Andi Rahmat/Notif. |
Untuk mengatasi hal tersebut, srikandi PPP Sultra ini menawarkan solusi berupa program pendidikan politik yang berkelanjutan, penguatan transparansi internal organisasi, serta adaptasi yang masif terhadap teknologi informasi demi mengoptimalkan pelayanan kepada publik.
Sejalan dengan penanaman karakter pemimpin tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Sultra, Apt. Dra. Hj. Harmawati, M.Kes, hadir mengupas tuntas materi mengenai pentingnya fungsi kedewanan yang menyentuh langsung hajat hidup orang banyak.
Tokoh perempuan PPP ini menekankan bahwa keterwakilan kaum hawa di parlemen bukan sekadar pemenuhan kuota formalitas, melainkan instrumen krusial melahirkan kebijakan yang humanis dan berintegritas.
Lebih lanjut, legislator senior yang juga mantan Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sultra tiga periode ini menguraikan tiga fungsi utama kedewanan yang harus dikuasai oleh kader, yaitu fungsi legislasi untuk regulasi pro-rakyat, fungsi anggaran untuk memastikan APBD tepat sasaran, serta fungsi pengawasan untuk memastikan transparansi program pemerintah daerah.
Tidak hanya itu, perluasan jaringan perlindungan sosial, pemberdayaan aktif perempuan dan generasi muda, hingga perumusan kebijakan komprehensif dalam pencegahan penyalahgunaan zat adiktif dan narkoba menjadi fondasi utama yang terus diperjuangkannya demi mewujudkan Sultra yang sejahtera.
"Politik itu bukan sekadar arena untuk meraih kekuasaan, melainkan jalan pengabdian suci guna menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat," tegas politisi berlatar belakang apoteker tersebut.
Materi penguatan kapasitas kader ini kemudian dipertegas oleh perspektif eksternal dari Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kota Kendari, Herry Ashak.
Ia mengingatkan pentingnya peran partai politik untuk menjadi teladan di masyarakat serta aktif mengedukasi warga agar tidak terjebak dalam pusaran konflik informasi.
Sementara itu, Anggota KPU Kota Kendari yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, La Ode Hermanto, memberikan pembekalan teknis mengenai pemutakhiran data partai politik melalui aplikasi SIPOL.
Langkah ini dinilai krusial mengingat jumlah pemilih di Kota Kendari yang kini bergerak dinamis mendekati angka 300 ribu jiwa, sehingga menuntut kerja-kerja pemenangan struktural di setiap daerah pemilihan (dapil) harus selalu patuh pada regulasi hukum yang berlaku.
Sebagai penutup rangkaian kaderisasi, atmosfer LKKD I kian membara dengan hadirnya representasi pemuda di parlemen, Gilang Satya Witama. Anggota DPRD Kota Kendari Fraksi PPP ini membawakan materi inspiratif bertajuk "Gen-Z Ber-DPR".
"Kehadiran saya di kursi legislatif hari ini menjadi bukti nyata bahwa PPP memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak muda. LKKD I ini harus menjadi momentum kebangkitan bagi generasi milenial dan Gen-Z di Kota Kendari untuk ikut bergerak, bersuara, dan memenangkan PPP pada momentum politik ke depan," pungkas Gilang Satya Witama penuh optimisme.
Penulis: Ld Andi Rahmat
