UHO Kendari Perkuat Budaya Mutu melalui Pelatihan SPMI

Rabu, 03 Juni 2026 | 22:51 WIB Last Updated 2026-09-28T14:52:39Z

 
UHO Kendari terus memperkuat budaya mutu dilingkungan Perguruan Tinggi melalui pelatihan SPMI. Foto: Ist.

KENDARI, NOTIFSULTRA.ID
– Universitas Halu Oleo (UHO) terus memperkuat budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. 

Upaya tersebut diwujudkan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO melalui Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Rabu, (3/6/2026).

Pelatihan ini diikuti sejumlah unsur pengelola akademik di lingkungan UHO, di antaranya Kepala Unit Penunjang Akademik, Wakil Dekan Bidang Akademik, Unit Jaminan Mutu (UJM) Fakultas, serta Koordinator Program Studi. Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. L. Hartanto Nugroho, M.Agr. sebagai narasumber.

Pelaksanaan pelatihan menjadi bagian dari komitmen UHO untuk memastikan implementasi penjaminan mutu tidak hanya berjalan pada tingkat lembaga atau unit tertentu, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam setiap proses penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, La Ode Santiaji Bande, dalam sambutannya menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan tanggung jawab seluruh unsur universitas.

“Semua unit harus memahami penjaminan mutu. Penjaminan mutu bukan hanya urusan LPMPP atau UJM saja, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh unit di Universitas Halu Oleo,” ujarnya.

Menurutnya, pemahaman yang sama mengenai penjaminan mutu diperlukan agar setiap unit mampu menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara optimal. 

Dengan demikian, penerapan SPMI tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif, tetapi benar-benar menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan di UHO.

Penerapan SPMI sendiri merupakan bagian penting dari komitmen UHO dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, mekanisme, hingga implementasi setiap tahapan dalam siklus penjaminan mutu.

Penguatan tersebut menjadi semakin penting seiring dengan capaian UHO dalam bidang mutu akademik. Saat ini, lebih dari 32 persen program studi di UHO telah memperoleh akreditasi unggul,

Di tingkat institusi, UHO juga telah meraih akreditasi perguruan tinggi dengan predikat unggul, yang mencerminkan capaian dalam penguatan tata kelola, pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Di tengah capaian tersebut, UHO terus mendorong agar budaya mutu tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan secara berkelanjutan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat kompetensi para pengelola akademik melalui pelatihan SPMI.

Terlebih, implementasi SPMI di UHO saat ini telah memasuki siklus ke-8. Kondisi tersebut menuntut adanya pemahaman yang semakin mendalam dari setiap unit mengenai tahapan, mekanisme, serta konsistensi pelaksanaan siklus penjaminan mutu.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, menyamakan persepsi, dan memperkuat kompetensi dalam menjalankan Sistem Penjaminan Mutu Internal. 

Dengan keterlibatan aktif seluruh unit kerja dan program studi, implementasi SPMI diharapkan semakin efektif dan mampu menjadi fondasi dalam membangun budaya mutu yang kuat, konsisten, dan berkelanjutan di Universitas Halu Oleo.

Laporan: LD Andi Rahmat

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • UHO Kendari Perkuat Budaya Mutu melalui Pelatihan SPMI

Trending Now

Iklan