
UHO dan IOJI Jalin Kolaborasi Strategis Dorong Transformasi Hukum Ekologis. Foto: Ist.
KENDARI, NOTIFSULTRA.ID – Universitas Halu Oleo (UHO) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada transformasi hukum menuju kerangka ekologis. Penandatanganan berlangsung di Gedung Rektorat UHO pada Rabu, 25 Februari 2026.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah MoU oleh Pelaksana tugas (Plt.) Rektor UHO, Herman, bersama Chief Executive Officer (CEO) IOJI, Mas Achmad Santosa. Kerja sama ini menjadi langkah konkret kedua institusi dalam merespons tantangan krisis ekologis global.
IOJI sendiri dikenal sebagai lembaga think-tank dan advokasi kebijakan independen yang berfokus pada upaya mewujudkan tata kelola laut yang adil dan berkelanjutan di Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak mendorong perubahan paradigma hukum dari pendekatan antroposentris—yang berpusat pada manusia—menuju kerangka ekologis yang menempatkan keberlanjutan sistem bumi sebagai fondasi utama.
Transformasi tersebut dinilai penting di tengah meningkatnya ancaman global seperti perubahan iklim, degradasi keanekaragaman hayati, serta pencemaran laut yang semakin masif dan berdampak langsung terhadap keberlangsungan kehidupan.
Dalam implementasinya, kerja sama yang akan berlangsung selama lima tahun ini mencakup berbagai bidang strategis. Di antaranya meliputi penguatan pendidikan dan pengembangan kurikulum, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, hingga pertukaran akademik.
Melalui kemitraan ini, UHO dan IOJI berkomitmen untuk memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus mendorong reformasi hukum lingkungan dan kelautan yang lebih adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Indonesia.
Laporan: La Ode Andi Rahmat